Tips cara membuat foto makro dengan smartphone

cara memotret makro

Foto Makro adalah salah satu teknik dalam pengambilan gambar, dimana antara kamera dengan objek yang akan diambil, jaraknya dibuat sedekat mungkin yang tujuan dari hal ini adalah untuk mendapatkan detail yang jelas dari objek serta akan menghasilkan gambar yang ukurannya sama dengan ukuran asli dari objek tersebut.

Pengambilan foto macro biasanya dilakukan dengan kamera DSLR, dengan menggunakan lensa khusus yang biasanya harganya sangat mahal.Namun seiring dengan perkembangan teknologi kamera pada smartphone, saat ini kamu juga bisa membuat foto makro secara detail hanya dengan menggunakan kamera pada smartphone yang kkamu miliki.

Pada beberapa smartphone ada yang sudah melengkapi mode pengaturan kamera untuk membantu membuat foto makro. Namun ada juga smartphone yang belum dilengkapi dengan hal tersebut, atau belum dapat memotret secara benar-benar makro pada objek yang kita ingginkan.

Memotret makro bisa kita lakukan terhadarp objek-objek menarik seperti serangga, binatang-binatang kecil, bunga pada tumbugan atau hal – hal lainnya yang memiliki keunikan.
2

Untuk membuat foto makro tidak bisa dilakukan dengan sembarang atau secara asal dan berikut beberapa tips singkat yang mungkin saja dapat membantu kamu dalam membuat foto makro yang kamu inginkan.

  1. Cek kebersihan lensa pada smartphone
    Pastikan lensa pada smartphone kamudalam keadaan bersih atau tidak ada bekas goresan atau mungkin dalam keadaan pecah.
  2. Menggunakan aksesoris atau lensa tambahan yang khusus untuk makro
    Aksesoris atau lensa tambahan ini dapat membantu kamu untuk mendapatkan jarak terdekat antara smartphone dengan objek yang kamu inginkan. Saat ini aksesoris ini sudah dapat dengan mudah kamu dapatkan pada toko penjual aksesoris smartphone.
    Selain membeli, kamu juga bisa membuat lensa makro menggunakan lensa bongkaran atau lensa copotan dari kamera digital yang sudah tidak terpakai atau yang biasa disebut dengan Lesbong. Namun untuk mendapatkan lensa ini kamu harus belajar mereka yang sudah mengetahui secara detail.
  3. Mengaktifkan fitur Modus Makro dan HDR
    Pada beberapa smartphone dengan kelas menengah keatas biasanya sudah dilengkapi dengan pengaturan mode Makro atau HDR. Kedua fitur ini memiliki peran yang sangat penting dalam mengambil gambar dari jarak dekat
  4. Manfaatkan pengaturan pada kamera smartphone kamu
    Atur focus pada mode infinite, atau kalau smartphone anda tidak mempunyai fitur infinite, kamu bisa memakai mode landscape. Intinya matikan mode auto focus pada smartphone. Untuk metering mode, pilih mode spot. Agar pencahayaan bisa terpusat ke area yang dituju saja (abaikan metering mode jika smartphone anda tidak memiliki fitur ini). Atur resolusi kamera anda pada resolusi tertinggi. Ini sangat berguna, agar foto yang nanti dihasilkan tidak pecah ketika di crop.
  5. Tentukan titik focus yang pas dan tepat
    Foto makro terletak pada detil focus dari objek yang difoto.  Untuk mendapatkan titik focus yang tepat dan pas kita bisa mengaturnya menggunakan cara memaju dan memundurkan titik atau jarak fokus kamera dengan objek sampai menemukan titik fokus yang pas. Inilah fungsi setting mode infinite atau panorama pada smartphone. Fokus ditentukan dengan mengatur jarak dengan objek. Jika focus sudah didapatkan, tekan tombol sutter pada kamera smartphone anda.
  6.  Atur pencahayaan disekitar objek
    Pengertian fotografi adalah melukis dengan cahaya, jadi hal terpeting dalam memotret adalah ketersediaan cahaya yang cukup baik. pastikan pencahayaan ke arah objek sudah baik dan sesuai dengan gambar yang kita ingikan. Pencahayaan paling baik adalah cahaya alami dari sinar mataharii. kamu juga bisa menggunakan alat pemantul cahaya atau reflector untuk mengatur arah datangnya cahaya sehingga benar-benar tepat ke arah objek. Selain  cahaya matahari, kamu juga bisa menggunakan cahaya buatan menggunakan lampu LED atau alat penerangan lainnya. hindari penggunaan flash bawaan smartphone untuk membuat cahaya yang lebih natural dan baik.
  7. Memotretlah dengan kamera yang stabil.
    Untuk mendapatkan gambar yang baik, pastikan kamu memotret dengan tanpa getaran pada tangan yang memegang kamera.  Kamu bisa menggunakan tripod, monopod atau alat bantu lainnya guna menghindari getaran.
  8. Menggunakan timer atau pengaturan waktu
    Hal ini sebaiknya dilakukan pada saat kamu ingin menekan tombol shutter untuk mengurangi atau menghindari gearan saat tangan kamu menyentuh smartphone.
  9. Hindari zoom pada kamera
    menggunakan zoom atau pembesaran dari kamera akan berbeda hasilnya, karena saat anda melakukan zoom maka objek tersebut sudah tidak pada ukuran yang sebenarnya, sehingga teknik makro yang ingin anda lakukan menggunakan kamera handphone ataupun smartphone jadi tidak dapat.
  10. Bergabunglah dengan grup atau komunitas fotografi smartphone
    Selain menambah teman hal ini juga berguna untuk kamu dapat melakukan sharing atau tanya jawab dengan mereka yang memiliki pengetahuan lebih tentang fotografi smartphone

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *